Penilaian IGA 2026, Fery Insani Presentasikan Inovasi Sentra Olahan Laut dan Garuda Sidak Darurat
Admin IKP

Sungailiat – Pemerintah Kabupaten Bangka melalui Bupati Bangka Fery Insani melakukan presentasi terkait Penilaian dan Pemberian Penghargaan Innovative Egovernment Award (IGA) tahun 2026.
Presentasi penilaian IGA tersebut dilakukan melalui daring virtual zoom metting yang dilaksanakan di Rumah Dinas Bupati Bangka, Selasa (3/11/2026).
Pada tahun 2026 Pemerintah Kabupaten Bangka mempresentasikan dua inovasi yakni inovasi sentra industri olahan hasil laut dan inovasi garuda sidak gawat darurat siap dimanapun dan kapanpun PSC SPGDT 119.
Pada paparannya di depan tim juri, menurut Fery Insani inovasi sentra industri olahan hasil laut merupakan terbesar di Kabupaten Bangka dikarenakan Kabupaten Bangka memiliki wilayah laut yang luas.
“Di Kabupaten Bangka ini karakternya bermacam macam, ada daerah yang fokusnya perkebunan, dan ada daerah yang industrinya olahan hasil laut salah satunya di daerah Belinyu yang dari dulu sudah ada industri olahan hasil laut. Tantangan kita kedepannya yakni bagaimana kita pasarkan hasil olahan laut ini secara digital menggunakan market place, ini lah yang terus kami lakukan,” kata Fery Insani.
Lanjut Fery Insani, ada kelompok yang tidak ada problem dalam hal ekonomi seperti diperkotaan, pegawai namun ada kelompok marginal termasuk industri olahan ini yang harus kita dorong dan kita kembangkan sehingga semua bergerak.
“kita puya bahan baku, puya pelaku usaha sehingga sektor ini yang terus kita dorong supaya Kabupaten Bangka bisa mengatasi persoalan ekonomi masyarakat, untuk tumbuh tinggi tidak, tetapi kami terus merangka naik. Saat ini di Kabupaten Bangka sudah ada 49 industri kecil menengah (IKM) yang sudah terintegrasi kedalam rantai pasok nasional dengan perluasan pasar domestik, ekspor dan market place serta sudah terstandarisasi mutu dan higienis produk, dalam hal ini juga ada kontribusi dari sektor pertambangan melalui bantuan berupa alat,” ujar Fery Insani.

Sementara itu di inovasi pelayanan publik dalam hal kesehatan melalui garuda sidak gawat darurat yang dilakukan oleh PSC SPGDT Fery Insani mengungkapkan bahwa inovasi ini dimata masyarakat sangat baik dan masyarakat sangat puas.
“Untuk BPJS kesehatan kami sudah level tertinggi sudah mencapai 98 persen, tapi untuk layanan gawat darurat ini memang kami kembangkan terutama untuk daerah yang jauh dari pusat kabupaten bisa langsung menghubungi 119 dan ini bebas biaya. Selain diterapkan dalam bidang kesehatan, inovasi ini juga direplikasikan dalam bidang sosial, dan bidang kependudukan,” kata Fery Insani.
Dengan hadirnya dua inovasi tersebut diharapkan Pemerintah Kabupaten Bangka dapat penghargaan dari Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) lewat Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) kepada pemerintah daerah yang berhasil menerapkan inovasi nyata dalam tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik.
Photografer : Andra
Penulis : Dolly
Editor : Khadafi
Sumber : Dinkominfotik





